Rampok HP dan Dijual Rp150.000, Sopir Angkot sampai Bunuh Mahasiswi di Pancurbatu

Stepanus Purba
Kapolrestabes Medan saat ekspose kasus pembunuhan mahasiswi di Pancurbatu, Deliserdang, Selasa (14/4/2020). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

Pengakuan Marlon, dia membeli ponsel itu dari Tato Sembiring seharga Rp150.000. Uang hasil penjualan itu dibagi dua dengan tersangka Tomi Keliat.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Eddizon Isir mengungkapkan, motif pembunuhan yaitu perampokan dengan kekerasaan.

"HP korban diambil tersangka untuk selanjutnya dijual dan hasilnya dibagi dua. HP ini kami sita sebagai barang bukti," kata Kapolrestabes saat ekspose di Mapolrestabes Medan, Selasa (14/4/2020).

Dalam penanganan kasus, polisi menembak kedua kaki tersangka Tomi Keliat. Sementara tersangka Tato Sembiring ditembak mati karena coba menyerang petugas dengan senjata tajam saat penangkapan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nenek Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Rampok Pecah Kaca, Uang Rp3,6 Miliar Selamat

57 tahun lalu

Pembunuh Mama Muda di Makassar Ditangkap, Ternyata Sang Suami

57 tahun lalu

Mahasiswi di Samarinda Ditembak Mantan Pacar saat Pulang Kuliah

57 tahun lalu

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Selokan Pinggir Jalan Arteri Weleri Kendal

57 tahun lalu

Mama Muda di Makassar Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos, Diduga Dibunuh Suami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal