Rampok HP dan Dijual Rp150.000, Sopir Angkot sampai Bunuh Mahasiswi di Pancurbatu

Stepanus Purba
Kapolrestabes Medan saat ekspose kasus pembunuhan mahasiswi di Pancurbatu, Deliserdang, Selasa (14/4/2020). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

Pengakuan Marlon, dia membeli ponsel itu dari Tato Sembiring seharga Rp150.000. Uang hasil penjualan itu dibagi dua dengan tersangka Tomi Keliat.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Eddizon Isir mengungkapkan, motif pembunuhan yaitu perampokan dengan kekerasaan.

"HP korban diambil tersangka untuk selanjutnya dijual dan hasilnya dibagi dua. HP ini kami sita sebagai barang bukti," kata Kapolrestabes saat ekspose di Mapolrestabes Medan, Selasa (14/4/2020).

Dalam penanganan kasus, polisi menembak kedua kaki tersangka Tomi Keliat. Sementara tersangka Tato Sembiring ditembak mati karena coba menyerang petugas dengan senjata tajam saat penangkapan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

2 hari lalu

Lansia Tewas di Garut Bukan Dibunuh ODGJ, Ternyata Dianiaya Pria Mabuk

3 hari lalu

Dramatis Penangkapan Bang Jago Palak Sopir Truk di Deliserdang Diwarnai Tembakan

3 hari lalu

Pembunuhan di Langkat, Penjaga Sawit Tewas Diserang 2 Rekan Pakai Parang dan Senapan Angin

4 hari lalu

Diancam Parang, Dokter di Dairi Dirampok di Tempat Praktik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal