Nenek Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Rampok Pecah Kaca, Uang Rp3,6 Miliar Selamat
BREBES, iNews.id – Aksi heroik seorang nenektukang parkir berhasil menggagalkan perampokan berskala besar di kawasan perbankan Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (15/6/2026) sore. Berkat keberanian lansia tersebut, uang tunai senilai Rp3,6 miliar milik seorang nasabah bank aman dari jarahan komplotan pencuri modus pecah kaca.
Dua pelaku yang mengendarai sepeda motor matik terpaksa tunggang-langgang setelah aksinya dipergoki dan diteriaki oleh sang nenek di depan kerumunan warga.
Peristiwa bermula saat korban berinisial WA (Wawan), warga Kluwut, Brebes, baru saja mengambil uang tunai dalam jumlah fantastis dari Bank BCA. Sadar dirinya sedang dikuntit oleh dua orang tidak dikenal sejak keluar dari bank, Wawan berinisiatif memarkirkan mobil Pajero hitam miliknya di area yang ramai agar merasa aman.
Namun, para pelaku rupanya sudah gelap mata. Memanfaatkan kelengahan korban, salah satu pelaku langsung mendekati mobil dan memukul kaca samping.
"Saya lihat sendiri kejadiannya karena posisi saya pas di seberang mobil korban. Pelaku itu mukul kaca mobil dua kali sampai pecah. Begitu kaca hancur, dia langsung mau menyambar tas berisi uang di dalam mobil," ungkap Kusmiyati (62), nenek tukang parkir sekaligus penjual kopi di lokasi kejadian, Selasa (16/6/2026).
Melihat tindak kejahatan di depan matanya, Nenek Kusmiyati tidak tinggal diam. Tanpa rasa takut, ia langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Teriakan melengking dari lansia berusia 62 tahun itu seketika memecah keramaian jalan dan memancing perhatian massa serta tukang parkir lainnya bernama Asep. Menyadari situasi mendadak ramai dan mereka telah terkepung, nyali kedua rampok tersebut langsung ciut.
Pelaku panik dan langsung melepaskan tas berisi uang Rp3,6 miliar yang sudah sempat dipegangnya.
Saat mencoba kabur, pelaku yang bertugas mengeksekusi mobil sempat terjatuh dan terseret di aspal karena nekat melompat ke motor temannya yang sudah tancap gas melawan arah ke barat.
Aksi pelarian kedua rampok yang panik ini sempat terekam jelas oleh kamera CCTV masjid di sekitar lokasi kejadian. Beberapa warga sempat berusaha mengejar, namun pelaku berhasil meloloskan diri.