Saat diinterogasi oleh penyidik, tersangka mengakui semua perbuatannya. Mengejutkannya, uang hasil penjualan tiga unit motor curian tersebut telah habis digunakan pelaku untuk membeli dan mengonsumsi narkotika.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, mantan satpam komplek ini kini harus meringkuk di sel tahanan Mapolsek Medan Area. Pelaku dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun. Polisi kini juga tengah memburu dua pelaku lain yang masih buron.