Siswa SMK di Nias Selatan Tewas Diduga Dianiaya Kepsek, Kadisdik Sumut: Informasi Kami Terima Beda

Ahmad Ridwan Nasution
Jonirman Tafonao
Kepala Disdik Sumut Abdul Haris Lubis memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (18/4/2024). (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.idDinas Pendidikan Sumatera Utara (Sumut) telah memeriksa SZ (37), kepala sekolah SMK Negeri 1 Siduaori, Kabupaten Nias Selatan, yang diduga menganiaya siswanya, YN (17), hingga tewas. Tim yang dibentuk untuk menelusuri penyebab kematian YN juga meminta keterangan dari teman-teman sekolah korban.

“Kami sudah menurunkan tim kepala cabang kami yang langsung meninjau ke lapangan,” kata Kepala Disdik Sumut Abdul Haris Lubis kepada wartawan, Kamis (18/4/2024).

Abdul Haris Lubis mengatakan,  pihaknya belum bisa memastikan korban tewas karena dianiaya. Berdasarkan keterangan dari kepala sekolah SMK Negeri 1 Siduaori dan teman sekolah korban, penganiayaan itu tidak terjadi. Hal ini berbeda dengan keterangan polisi.

“Seolah-olah penganiayaan, tetapi kebalikannya, informasi kami terima dari tim yang turun ke lapangan dan langsung komunikasi dengan korban, kami belum bisa pastikan ada penganiayaan,” katanya.

Menurut Abdul Haris Lubis, dari keterangan orang-orang dekat dan yang berhubungan dengan korban, YN tidak masuk beberapa hari sebelum dirawat di rumah sakit dan meninggal dunia, Senin, 15 April lalu. Teman korban juga mengaku melihat kondisi korban biasa saja saat bertemu. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Pria Mabuk Bacok 2 Warga di Jembatan Merah Youtefa Jayapura

57 tahun lalu

Sepak Terjang Aiptu N Oknum Polisi Tegal Siksa Istri Siri, Terlibat Kasus Miras dan Wanita

57 tahun lalu

Jejak Keji Oknum Polisi Tegal Siksa Istri Siri, Dicekoki Narkoba hingga Disiram Air Keras

57 tahun lalu

Cekcok Asap Sampah Berujung Saling Pukul dengan Tetangga, Pasangan Lansia di Blora Diadili

57 tahun lalu

Tolak Damai, Keluarga Pelajar SMP Dianiaya Dituduh Mencuri Rp10.000 di Aceh Timur Lapor Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal