Siswa SMK di Nias Selatan Tewas Diduga Dianiaya Kepsek, Kadisdik Sumut: Informasi Kami Terima Beda

Ahmad Ridwan Nasution
Jonirman Tafonao
Kepala Disdik Sumut Abdul Haris Lubis memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (18/4/2024). (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

“Orang-orang dekat dengan yang bersangkutan menyebutkan kejadian seperti itu tidak ada. Yang bersangkutan disebutkan sebenarnya tidak masuk beberapa hari, tidak ikut praktik kerja industri di sekolah. Temannya berkomunikasi dengan si korban, dia berada di suatu tempat. Saat bertemu, korban juga biasa saja, tidak ada mengalami luka,” katanya.

Meski keterangan yang diperoleh tim berbeda dari keterangan polisi dan yang ramai diberitakan media, Disdik Sumut menyerahkan seluruh proses hukum kasus itu kepada kepolisian di Nias. Jika nantinya terbukti ada penganiayaan yang dilakukan kepala sekolah kepada korban hingga tewas, Disdik Sumut akan memberikan sanksi.

“Kalau ada indikasi penganiayaan, tentu pihak kepolisian di sana sudah harus mengambil tindakan. Kalau kami menemukan itu, kami akan dorong ini ditindaklanjuti kepolisian,” katanya.

Kronologi Siswa SMKN 1 Siduaori Nias Selatan Dianiaya hingga Tewas

Kasat Reskrim Polres Nias Selatan AKP Freddy Siagian sebelumnya mengatakan, kronologi dugaan penganiayaan bermula saat korban bersama tujuh rekannya sedang praktik lapangan (magang) di salah satu kantor kecamatan. Mereka diduga tidak mengikuti perintah sekretaris camat (sekcam).

Oknum kepsek berinisial SZ (37) yang menerima laporan tersebut kemudian memanggil kedelapan siswa lantaran tidak mengindahkan perintah sekcam pada 23 Maret 2024.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Pria Mabuk Bacok 2 Warga di Jembatan Merah Youtefa Jayapura

57 tahun lalu

Sepak Terjang Aiptu N Oknum Polisi Tegal Siksa Istri Siri, Terlibat Kasus Miras dan Wanita

57 tahun lalu

Jejak Keji Oknum Polisi Tegal Siksa Istri Siri, Dicekoki Narkoba hingga Disiram Air Keras

57 tahun lalu

Cekcok Asap Sampah Berujung Saling Pukul dengan Tetangga, Pasangan Lansia di Blora Diadili

57 tahun lalu

Tolak Damai, Keluarga Pelajar SMP Dianiaya Dituduh Mencuri Rp10.000 di Aceh Timur Lapor Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal