Tahanan Kasus Cabul Polrestabes Medan Tewas Diduga Dianiaya, Keluarga: Kami Dimintai Uang

Stepanus Purba
Hermansyah adik kandung dari tersangka kasus pencabulan berinisial HS yang tewas diduga dianiaya saat ditahan di Polrestabes Medan. (Foto: istimewa)

"Kami antar dia (HS) dengan keadaan baik-baik dan sehat walafiat tapi diantar dalam kondisi meninggal dunia," ucapnya. 

Hermansyah berharap mereka mendapatkan keadilan terkait kematian dari HS. Dia meminta pemerintah, Kapolri, Kapolda, dan Ombudsman turun tangan untuk kasus tersebut. 

"Saya mohon buka kasus ini dengan sebenarnya," kata Hermansyah. 

Hermansyah mengatakan saat diserahkan oleh polisi, abangnya dalam kondisi luka lebah di sekujur tubuh. Selain itu, pelipis HS juga dalam kondisi luka dan mata lebam serta kaki kiri patah. 

"Ada juga luka bakar seperti terkena sundutan rokok dan punggung belakang lebam," ucapnya. 

Hermansyah mengaku ada oknum petugas yang terlibat dalam penganiayaan terhadap HS. Oknum tersebut diduga mengajak narapidana lainnya untuk menganiaya korban. 

"Saya mencurigai terlibat juru periksa (juper). Karena kemarin ada permintaan uang dari kepala kamar sebesar Rp500.000 dengan dalih uang makan. Selanjutnya, dia minta uang Rp250.000 dengan alasan uang pulsa dan tetap saya kirim," ucapnya. 

Setelah itu, Hermansyah kembali dimintai uang sebesar Rp5 juta. Karena keberatan, dia akhirnya menolak permintaan uang tersebut. 

"Abang saya sempat memohon agar uang tersebut dibayarkan dengan dalih keamanan," ucapnya. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
2 hari lalu

Oknum Guru Boarding School di Lampung Ditangkap usai Cabuli 5 Santriwati

11 hari lalu

Dramatis! Tembus Hujan Deras, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Sungai Deli Medan

20 hari lalu

Guru Ngaji di Kampar Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Bocah Laki-Laki dan Perempuan

22 hari lalu

Pemuda di Majalengka Diduga Cabuli 2 Istri Orang saat Tidur, Terancam 12 Tahun Penjara

23 hari lalu

Modus Kasih Sayang, Guru SMK di Cilacap Diduga Cabuli Siswi saat Curhat Masalah Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal