Tanggapi Presiden Boleh Kampanye, Ganjar: Agak Mengkhawatirkan

Wahyudi Aulia Siregar
Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo berjanji akan membantu nelayan agar teri medan bisa mendunia dan diekspor ke berbagai negara. (Foto: Nurul Amanah)

MEDAN, iNews.id - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menilai pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut presiden memiliki hak berkampanye agak mengkhawatirkan. 

Hal itu karena pernyataan tersebut akan memicu ketidaknetralan aparat negara dan menurunkan kualitas demokrasi. 

"Kalau mulai dengan statement baru ikut kampanye, maka saat ini agak mengkhawatirkan. Karena proses tidak netral pasti berjalan. Dan itu akan menurunkan kualitas demokrasi," kata Ganjar usai berkampanye di Kampung Nelayan Kurnia, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (28/1/2024). 

Ganjar menegaskan, ketentuan yang mengatur presiden boleh berkampanye memang ada. Namun ketentuan itu hanya untuk presiden yang akan kembali maju. 

"Aturannya boleh dah harus cuti. Tapi sebenarnya ketentuan itu untuk presiden yang mau maju lagi, yang incumbent. Kalau tidak, lebih baik netral semuanya. Seperti perintah presiden waktu itu, kepada kepala daerah, TNI/polri dan ASN seluruhnya harus netral," katanya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tinggalkan Solo, Prabowo Hanya Lambaikan Tangan usai Bertemu Jokowi

57 tahun lalu

15 Tempat Makan di Cimahi Terfavorit dan Enak, Nomor 10 Sering Dikunjungi Jokowi

57 tahun lalu

Kabar Duka, Prasetyowati Tyas Purwani Kakak Kandung Ganjar Pranowo Meninggal

57 tahun lalu

41 Daerah Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2024, Ganjar: Biasanya Menang

57 tahun lalu

PDIP Ungkap Strategi Menangkan Andika-Hendi di Pilkada Jateng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal