Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Medan Berakhir Ricuh, Massa Lempari Pertokoan

Stepanus Purba
Massa melempari pertokoan di kawasan Jalan Raden Saleh, Kota Medan, Kamis (8/10/2020). (Foto: iNews/Adi Palapa Harahap)

MEDAN, iNews.id- Aksi unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di Kota Medan berakhir ricuh, Kamis (8/10/2020). Kericuhan tidak hanya terjadi di areal Kantor DPRD Kota Medan namun merembet ke sejumlah lokasi sepert ruas jalan di Jalan Raden Saleh Kota Medan.

Tidak hanya terlibat aksi saling lempar dengan petugas, massa aksi juga melempari sejumlah pertokoan yang ada di seputaran Jalan Raden Saleh Kota Medan. Petugas hal tersebut berusaha memukul mundur massa dengan menembakkan gas air mata dan mobil water cannon.

Sejumlah orang yang dinilai provokator juga ikut diamankan petugas ke areal Kantor DPRD Sumut.

Aksi unjuk rasa menolak pengesahan Omnibus Law di depan Kantor DPRD Sumut berakhir ricuh, Kamis (8/10/2020). Akibatnya, gedung wakil rakyat tersebut rusak akibat terkena lemparan batu dari massa aksi.

Aksi unjuk rasa berujung bentrok sekitar Pukul 12.00 WIB. Massa aksi melempari gedung DPRD dengan batu yang mengakibatkan kaca gedung DPRD Sumut pecah.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko yang menggunakan pengeras suara terus mengimbau agar massa aksi tidak bertindak anarkis.

"Kepada adik-adik, tolong jangan melakukan pelemparan. Sebab, disekitar kita dipantau oleh CCTV. Tolong kepada adik-adik bisa dimengerti," ucap Riko Sunarko

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
2 hari lalu

Babak Baru Kasus Kematian Winda Gowasa Mantan Istri Polisi, Kejari Medan Terima SPDP

10 hari lalu

Live TikTok Konten Pornografi demi Gift, Perempuan di Medan Ditangkap Polisi

17 hari lalu

DJ Perempuan Ternama di Medan Ditangkap Polisi, Diduga Jual Vape Narkoba

22 hari lalu

Partai Perindo Gelar Sekolah Politik di Medan, Perkuat Kader Muda Menuju Pemilu 2029

25 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Narkoba dalam Pod di Kafe Medan, 3 Remaja Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal