MEDAN, iNews.id - Beredar di media sosial (medsos) rekaman video saat polisi menggeledah di rumah Direktur PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM), Dodi Shah, di Komplek Cemara Asri, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Video itu menjadi viral setelah seorang di balik rekaman tersebut menuding polisi tidak profesional. Dodi sengaja ditetapkan sebagai tersangka karena dilatarbelakangi persoalan politik.
"Alasannya apa ke sini, tidak jelas yah," kata seorang perempuan bertanya kepada polisi yang berjaga di depan rumah Dodi.
Dia pun mengancam akan menyebarluaskan video tersebut, sehingga viral di medsos. Awalnya seorang petugas sempat ingin menjelaskan ke perempuan yang merekam video soal penggeledahan, namun dibalas dengan ketus.
"Kami tidak mau pilih yang kalian wajibkan itu, makanya kalian datang ke sini kan," ujar dia.