1.725 Warga Kulonprogo Alami Gangguan Jiwa, Kehadiran Bandara YIA Picu Kenaikan Kasus

Kuntadi
Workshop impelementasi Perbup Pencegahan dan Pengendalian Gangguan Jiwa di Kulonprogo. (foto: iNews.id/Kuntadi)

Manajer Proyek Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat, Program Rehabilitasi Yakkum Siswaningtyas mengatakan, dua kasus ODGJ tertinggi di Kapanewon Pengasih dengan 204 pasien dan Galur dengan 203 Pasien. Sementara kapanewon terendah yakni Samigaluh dengan 71 pasien ODGJ berat dan Girimulyo dengan 72 pasien. 

"Dengan adanya RAD, maka pencegahan dan pengendalian kesehatan jiwa bisa dilakukan secara komperehensif. Deteksi dini akan dilakukan sehingga penanganan bisa dilakukan sesegera mungkin," katanya.

Menurutnya, salah satu variabel penting dalam penanganan ODGJ adalah mengurangi stigma negatif di masyarakat. ODGJ bisa pulih dan sehat kembali dengan disertai pendekatan sosial. Penanganan ODGJ tidak hanya pengobatan, namun perlu diberi dukungan dari orang-orang terdekat. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
14 hari lalu

Pria ODGJ Mengamuk Tenteng Pedang di Sragen, 3 Warga Terluka saat Evakuasi

17 hari lalu

Lansia Tewas di Garut Bukan Dibunuh ODGJ, Ternyata Dianiaya Pria Mabuk

23 hari lalu

Pria di Sampang Nekat Bakar Rumah Orang Tua gegara Tidak Diberi Uang

25 hari lalu

Fakta Baru Anak Bunuh Ibu di Bojonegoro, Motif Frustrasi hingga Rasa Iba Terungkap

29 hari lalu

Adik Kandung yang Tega Bacok Kakak hingga Tewas di Takalar Ternyata ODGJ

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal