87 Warga Gunungkidul Positif Antraks, Sempat Sembelih dan Konsumsi Daging Sapi Mati

Kismaya Wibowo
erfan erlin
Petugas Peternakan melakukan penanganan penyakit antraks di Gunungkidul. (foto: INews.id/Kismaya Wibowo)

Namun, tanpa sepengetahuan Dinas Peternakan, warga setempat menggali kuburan sapi tersebut. Sapi yang telah dikubur tersebut kemudian disembelih dan dagingnya dibagi-bagikan. 

"Masyarakat di sini menyebutnya dibrandu atau disembelih dagingnya dibagi-bagi dan warga mengonsumsinya,” kata Wibawanti.

Wibawanti sangat menyesalkan apa yang dilakukan warga tersebut. Saat ini dinas terus mengedukasi dan sosialisasi terkait dengan larangan mengonsumsi daging dari sapi yang sakit.

Kasus antraks di Padukuhan Jati ini memang baru pertama karena sebelumnya tidak ada kasus antraks. Sehingga perlu penelurusan dari mana asal hewan yang terpapar anthraks tersebut.

"Antisipasinya kami lokalisasi wilayah itu agar hewan ternak dari padukuhan ini tidak keluar," kata dia.

Dia mencatat ada 12 ekor ternak di Padukuhan Jati yang positif antraks. Ternak ini terdiri atas 6 ekor sapi dan 6 kambing.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal