Ada Racun di Bumbu Sate, Polres Bantul Buru Perempuan Pengirim Takjil Maut

Suharjono
Bocah yang tewas karena keracunan takjil berisi sate. (Foto: iNews.id)

"Yang jelas kami masih bekerja dan melakukan penyelidikan menyeluruh. Nanti apabila ada titik terang, akan kami sampaikan," ujarnya.

Diketahui, kasus takjil maut ini bermula ketika salah satu pengemudi ojek online, Bandiman, warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, istirahat usai saalat Ashar di salah satu masjid di Yogyakarta. Kemudian, ada perempuan yang datang untuk menggunakan jasa ojek, tapi tidak menggunakan aplikasi atau offline. Akhirnya pengemudi sepakat mengirimkan paket takjil itu.

Dari sinilah petaka bermula. Pemilik alamat paket tidak mau menerima karena mengenal pengirim paket tahlil. Bandiman akhirnya membawa paket takjil itu pulang untuk menu buka puasa. 

Namun, ternyata, anak keduanya Naba Rais Prasetyo, harus meregang nyawa. Korban tewas karena ada racun dalam bumbu sate yang menjadi paket takjil tersebut.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
6 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Cirebon Bertambah jadi 395 Siswa, Dirawat di 10 RS

8 hari lalu

Seratusan Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Keracunan Usai Santap MBG, Diduga dari Susu

8 hari lalu

Ratusan Siswa Keracunan MBG di Cirebon, DPRD Temukan Olahan Telur Puyuh dari Luar SPPG

8 hari lalu

Ratusan Siswa Keracunan MBG di Cirebon, Dilarikan ke 4 Rumah Sakit

8 hari lalu

Buntut Ratusan Siswa di Cirebon Keracunan MBG, Operasional SPPG Kalijaga Lima Dihentikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal