Agar Bisa Bertahan, Perajin Tempe Kota Yogya Terpaksa Kecilkan Ukuran

Antara
Seorang perajin tempe di Bantul tengah memproduksi tempe di tengah kenaikan harga kedelai. (foto: iNews.id/Trisna Purwoko)

“Harga diharapkan dapat segera stabil di kisaran Rp9.000 per kilogram karena sebelumnya sempat mengalami kenaikan sampai Rp11.000 per kg,” katanya.

Kenaikan harga kedelai tersebut, lanjut dia, juga berdampak pada berkurangnya produksi. “Dapat terlihat dari jumlah tempe yang dijual di pasar menjadi lebih sedikit sejak awal pekan ini. Produk lebih cepat habis,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta juga sudah berkoordinasi dengan Polda DIY terkait kenaikan harga kedelai. “Kami akan coba lakukan pendataan mulai besok mengenai perkembangan komoditas ini,” katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
9 hari lalu

Sidang Kasus Daycare Little Aresha, 11 Pengasuh Menangis Minta Keringanan Hukuman

25 hari lalu

Kasus Pungli Parkir Foodtruck Bolosego di Alkid Jogja Dihentikan, Ini Alasannya

30 hari lalu

Detik-Detik Kebakaran Hamzah Batik Malioboro di Yogyakarta, Sempat Terdengar Letupan

30 hari lalu

Kebakaran Hamzah Batik Malioboro di Yogyakarta, Api Membesar dari Lantai Atas

2 bulan lalu

Kuota Pertalite Dibatasi, Pengemudi Ojol di Jogja Kelimpungan Cari BBM Bersubsidi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal