Angka Kelahiran di DIY Alami Penurunan, Kedua Terendah di Indonesia

Yohanes Demo
Angka kelahiran bayi di DIY mengalami penurunan sejak 5 dekade terakhir. Di 2020 angkanya menempati urutan kedua paling rendah di Indonesia. (Foto ilustrasi : Freepik)

Biaya hidup yang semakin mahal disebut menjadi salah satu penyebab pasangan di usia subur menunda memiliki momongan. Terlebih, banyak yang beranggapan ketika memiliki banyak anak akan mengganggu karir mereka.

"Perempuan sekarang juga semakin berhak memutuskan mau punya anak atau tidak," katanya.

Selain alasan itu, penurunan angka kelahiran juga dipengaruhi oleh faktor meningkatnya angka infertilitas atau pasangan yang sulit memiliki anak. 

Namun, sampai saat ini belum ada data menyeluruh terkait angka infertilitas di DIY maupun Indonesia. Sehingga belum bisa disimpulkan bahwa penurunan TFR dipengaruhi oleh penurunan angka infertilitas.

"Karena cakupan penanganan pasien ingin anak di Indonesia juga masih rendah, jadi angka yang ada itu belum bisa mewakili TFR yang turun," jelasnya.

Penurunan TFR ini sebetulnya tidak hanya terjadi di DIY, tetapi juga terjadi di Indonesia secara umum. Di tahun 1971 misalnya, rata-rata kelahiran secara nasional ada di angka 5,61. Angka ini terus mengalami penurunan setiap dekade hingga di tahun 2020 berada di angka 2,18.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
23 hari lalu

Gempa Terkini Guncang Kulonprogo dan Bantul, Berpusat di Laut

2 bulan lalu

Miris! Lansia Sebatang Kara di Jogja Masuk Desil 10, Dicoret Penerima Bansos

2 bulan lalu

Tukang Becak Kulonprogo Masuk Desil 9, Pemprov DIY Siap Dampingi Evaluasi Data BPS

2 bulan lalu

Ramai Keluhan Kesalahan Data Desil BPS di DIY, Pemprov Minta Warga Lapor ke Kelurahan

3 bulan lalu

Nasib Dokter PPDS Elda Putri dari UGM, Dinonaktifkan usai Komentar Sadis ke Pasien BPJS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal