Bantul Kembali Diguncang Gempa, BMKG Sebut Sudah 60 Kali Susulan

erfan erlin
gempa bumi (ilustrasi)

Menurutnya, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorawati Karnawati menyebut pemicu gempa bumi magnitudo 6.0 di Bantul karena adanya tumbukan lempeng Samudera Indo-Australia atau Samudera Hindia di bawah Lempeng Eurasia atau di bawah Pulau Jawa. Gempa bakal terus terjadi karena lempeng masih aktif.

"Nah itu maka ada energi yang terlepas akibat tumbukan tadi dipicu oleh adanya bagian yang patah dari proses tumbukan tadi," tutur Kepala BMKG Dwikorawati Karnawati. 

Namun, karena bebatuannya yang cukup terjal maka gempa-gempa susulan ini relatif sering terjadi. Gempa susulan sudah tidak banyak, semakin jarang dan kekuatannya semakin melemah. 

Tren gempa susulan setelah gempa kemarin memang terus mengalami penurunan dan semakin jarang. Kekuatannya semakin melemah sampai terendah 2,8 itu. Gempa itu tidak dirasakan oleh manusia, hanya dirasakan oleh alat saja.

"Sehingga semakin stabil lah bahasa mudahnya," tambahnya.

Gempa lain bisa saja terjadi karena potensi zona subduksi selatan laut Jawa yang saat ini terus saja aktif. Beberapa kejadian gempa tidak hanya di wilayah selatan DIY. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
12 jam lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 4,4 Guncang Malang, Dipicu Aktivitas Sesar Bawah Laut

14 jam lalu

Update Gempa Hari Ini M 4,4 Guncang Malang, 4 Daerah Rasakan Getaran Kuat

14 jam lalu

Gempa Dangkal Hari Ini M 4,4 Guncang Malang Jatim, Berpusat di Laut

18 jam lalu

Gempa Bumi Hari Ini Guncang Pangandaran Jabar, Cek Magnitudonya

1 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 3,1 Guncang Sukabumi Jabar Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal