Banyak Tenaga Kerja di DIY Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Ini Masalahnya

erfan erlin
Tenaga kerja (Foto: doc/iNews.id)

Sofia mengatakan,  perusahaan di sektor informal  ini belum memiliki karyawan. Sehingga mereka merasa belum membutuhkan perlindungan asuransi ketenagakerjaan.

"Ya mereka bekerja sendiri nah penting juga melindungi dirinya. Kalau bukan kita siapa lagi yang memikirkan makanya kami berharap tetap ikut perlindungan asuransi," ujarnya.

Di samping itu, cukup banyak perusahaan yang belum mendaftarkan tenaga magang mereka menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Padahal sejatinya mereka perlu dilindungi juga mengingat resiko kerjanya juga sama.

BPJS pernah menerima laporan kecelakaan kerja oleh mereka yang mengikuti program magang di sebuah perusahaan. Namun karena tidak terdaftar dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan maka mereka tidak mendapatkan klaim dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Mereka tidak patuh alias tingkat kepatuhannya cukup masih rendah. Mereka masih menganggap asuransi ini masih wajib sehingga mungkin memberatkan padahal ini juga kita tidak pernah tahu yang namanya resiko gitu," ujar dia.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
8 hari lalu

Kecelakaan Kerja Lift Jatuh di Solo, 1 Pekerja Bengkel Tewas dan 1 Terluka

13 hari lalu

Lindungi Pekerja Informal, Legislator Perindo HM Taufik Biayai BPJS Ketenagakerjaan 921 Warga Lombok Utara

4 bulan lalu

Ledakan di Pabrik Peleburan Baja Sidoarjo, 1 Pekerja Tewas 2 Luka Parah

5 bulan lalu

Ban Truk Meletus saat Isi Angin, Tukang Tambal di Sidoarjo Tewas Mengenaskan

5 bulan lalu

Kecelakaan Kerja di Pelabuhan Ciwandan, Sopir Truk Tewas Tertabrak Forklift 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal