"Saat diterawang atau dicek dengan sinar ultraviolet, muncul tanda mata air layaknya uang asli. Dia sangat berpengalaman dan bisa mnecetak uang palsu ini mirip," ujar dia.
Tersangka AW mengaku, mencetak uang palsu atas dasar pesanan. Untuk 50 lembar uang palsu pecahan seratus ribu, dia menjualnya seharga Rp1 juta. Dia juga tidak sembarangan dan hanya mau menjual kepada orang yang sudah dikenal.
Keterampilan membuat uang palsu ini dilakukan setelah sekian lama menggeluti dunia percetakan. Termasuk mengkombinasikan dengan teknik sablon pada kaos untuk membuat tekstur mirip dengan uang asli.
"Usaha saya percetakan, saya buat atas dasar pesanan," ujar dia.