Sampai saat ini, Danang telah mengembangkan bunga telang menjadi berbagai komoditas. Selain teh tubruk, juga untuk campuran pembuatan sabun, shampo, handsoap, bodywash, sirup, dan teh celup. Produk ini dibuat secara otodidak belajar dari internet.
Dari berbagai produk olahan ini, teh bunga telang paling banyak diminati masyarakat. Untuk membuat teh bunga telang, bunga yang segar dimasukkan ke dalam oven agar kering dan tidak ada kadar airnya. Bunga ini juga masih dijemur di bawah terik matahari.
“Harga bunga ini telang cukup mahal, sekitar Rp150.000 sampai dengan Rp500.000 per kilogramnya kalau sudah kering,” katanya.
Produk home industry buatan Danang diberi label dengan nama Ash-Shikhah. Setiap produk dijual bervariasi antara Rp5.000 sampai dengan Rp25.000. Saat ini penjualannya masih manual dan memanfaatkan media sosial.