BMKG Sebut Puncak La Nina Pada Januari-Februari 2022

Binti Mufarida
Pohon tumbang menimpa rumah warga, Ngemplak, Sleman akibat diterjang angin kencang, Jumat (22/10/2021) sore. Puncak fenomena perubahan iklim La Nina diprediksi terjadi pada Januari-Februari 2022. (Foto ilustrasi : Dok BPBD Sleman)

Dwikorita mengatakan berdasarkan evaluasi La Nina tahun lalu yang intensitasnya serupa dengan terjadi yang diprediksi saat ini lemah hingga moderat. “Tahun lalu mengakibatkan peningkatan curah hujan dari 20% hingga 70% di atas normalnya.”

Tahun lalu, kata Dwikorita peningkatan curah hujan ini terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan bagian selatan, dan Sulawesi Selatan.

“Dan ini diperkirakan atau diprediksi menunjukkan peningkatan curah hujan secara konsisten terutama sepanjang November 2020 hingga Januari 2021 lalu.”

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
22 jam lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M6,0 Guncang Oksibil Papua, Dirasakan di Jayapura

23 jam lalu

Gempa Hari Ini M6,1 Guncang Oksibil Papua Pegunungan, Tidak Berpotensi Tsunami

1 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M6,2 Guncang Laut Banda Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

1 hari lalu

Update Gempa Hari Ini M 6,4 Guncang Tanimbar Maluku, Getaran Kuat Terasa hingga Sorong

2 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Tanggamus Diguncang Gempa Beruntun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal