Cegah Penularan Antraks, Dinas Peternakan Gunungkidul Larang Ternak Sakit Disembelih

Kismaya Wibowo
Petugas memeriksa kondisi ternak di Gunungkidul usai ada ternak yang positif antraks. (foto: iNews.id/Kismaya Wibawa)

Kebiasaan yang salah di masyarakat akan menyulitkan dalam mencegah penyebaran Antraks. Untuk itulah peran aktif dari masyarakat sangat diperlukan untuk pencegahan mandiri.

“Jika ada ternak mati mendadak, maka disarankan untuk langsung dikubur. Namun bagi ternak yang masih sehat dan hendak disembelih, disarankan untuk dibawa ke Tempat Potong Hewan (TPH),” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, antraks merupakan jenis penyakit Zoonosis. Artinya, hanya menular dari hewan ke manusia, tidak antar manusia. Upaya pencegahan harus dilakukan dengan tetap mnegdepankan perilaku masyarakat. Warga harus lebih selektif memilih daging yang segar dan pastikan dari hewan yang sehat.

"Kalau ada ternak sakit atau mati mendadak, lapor ke petugas puskeswan, jangan disembelih dan dikonsumsi," kata Dewi.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal