Cegah Penularan Antraks, Dinas Peternakan Gunungkidul Larang Ternak Sakit Disembelih

Kismaya Wibowo
Petugas memeriksa kondisi ternak di Gunungkidul usai ada ternak yang positif antraks. (foto: iNews.id/Kismaya Wibawa)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul minta masyarakat tidak menyembelih sapi atau kambing yang dalam kondisi sakit. Larangan ini dikeluarkan sebagai salah satu upaya mengendalikan penyebaran antraks di Gunungkidul. 

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak menyembelih sapi dalam kondisi sakit, apalagi sampai mengonsumsi dagingnya untuk mencegah penularan antraks,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, DPKH Gunungkidul, Retno Widyastuti, Minggu (6/2/2022).

Dinas sebenarnya tidak pernah memberi rekomendasi terkait dengan jual beli sapi atau kambing dalam kondisi sakit untuk dikonsumsi. Begitu juga daging dari ternak yang mati harus dikubur. Risiko penularan antraks paling tinggi terjadi saat ternak sakit disembelih. 

“Ketika disembelih, bakteri Antraks yang berdiam di darah akan kontak dengan udara dan membentuk proteksi, sehingga lebih mudah menularkan,” katanya.

Dikatakannya, masyarakat umum lebih memilih memotong ternah yang sakit. Mereka tidak ingin merugi sehingga dagingnya dikonsumsi. Namun cara ini tidak diperbolehkan.   

“Kebanyakan merasa eman (sayang), jadi kalau ada ternak sakit atau mati lebih dipilih dipotong kemudian dijual,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal