Cerita Djuwari, Pemikul Tandu Jenderal Sudirman yang Masih Hidup

Nanang Sobirin
Djuwari, satu-satunya pemikul tandu Jenderal Sudirman yang masih hidup. (Foto: Istimewa)

Perjalanan mengantar gerilya Jenderal Sudirman seingatnya dimulai pukul 08.00 WIB dengan dikawal banyak pria berseragam. Rute yang ditempuh teramat berat karena melewati medan berbukit-bukit dan hutan yang amat lebat.

Seringkali perjalanan berhenti untuk beristirahat sekaligus memakan perbekalan yang dibawa. 

“Dari Bajulan (Nganjuk), saya dan pemikul lain terus balik ke Goliman. Waktu itu dikasih kain dan sarung,” tuturnya.

Ayah dari empat putra dan empat putri itu menambahkan, waktu itu, istrinya (almarhumah) amat senang menerima kain pemberian Sang Jenderal. Saking seringnya dipakai, kain itu pun akhirnya rusak, sehingga kini Djuwari hanya tinggal mewariskan cerita kisahnya mengikuti gerilya.

“Pak Dirman pesan, hidup itu harus rukun, sama tetangga saling sapa, satu desa harus rukun semua,” katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kecelakaan di Pantura Batang, Sopir Diduga Mengantuk Tabrak Truk Mogok

17 hari lalu

Ngeri! Penjual Sayur Keliling di Kebumen Dibacok Warga, Luka di Leher dan Tangan

23 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Jalan Grobogan, Warga asal Ciamis

24 hari lalu

Truk Kontainer Bawa Paket Terbakar di Tol Solo-Ngawi, Api Merembet Dekati Permukiman

25 hari lalu

Densus 88 Tangkap Pemuda di Solo Diduga terkait Terorisme, Keluarga Minta Penjelasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal