Curah Hujan Mulai Tinggi, Tiga Kecamatan di Gunungkidul Masih Butuh Distribusi Air Bersih

Suharjono
BPBD DIY menyalurkan bantuan air bersih di Gunungkidul. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Intensitas hujan di Gunungkidul mulai tinggi. Kendati demikian, masih ada tiga Kapanewon atau kecamatan di Gunungkidul yang masih mengajukan droping air bersih.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki menjelaskan, saat ini pihaknya mulai mengurangi droping air. Ini karena sudah banyak masyarakat bisa menikmati air dari hujan yang sudah memenuhi bak penampungan air.

"Sebenarnya kita sudah hentikan droping air. Hanya saja masih ada tiga kapanewon yang masih mengajukan droping air," katanya kepada wartawan Senin (9/11/2020).

Dijelaskannya, tiga Kapanewon yang masih mengalami kekurangan air itu adalah Semin, Ngawen dan Gedangsari. Besar kemungkinan, kata dia, curah hujan lebih tinggi wilayah selatan dari pada wilayah utara. "Dan memang lebih dahulu wilayah selatan untuk turun hujan di tahun ini," ucapnya.

Namun demikian, dia yakin bulan November ini droping air bakal dihentikan. Pihaknya beralasan bulan november mulai terlihat peningkatan curah hujan di semua wilayah di Gunungkidul.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kekeringan Ekstrem di Pati, 1.700 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

26 hari lalu

Kekeringan Landa Lobar, Legislator Partai Perindo Desak BPBD Siagakan Tangki Air 24 Jam

1 bulan lalu

3 Bulan Sumur Kering, Warga Lampung Selatan Terpaksa Beli Air Bersih

2 bulan lalu

Kemarau Panjang, Warga Banyumas Gali Kubangan di Pinggir Sungai untuk Dapatkan Air Bersih

2 bulan lalu

Pria Ditemukan Tewas Terjepit Batu Pemecah Ombak Pantai Purnama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal