Dari Rumah Inilah Serangan Umum 1 Maret 1949 Terdengar ke Seluruh Penjuru Dunia

erfan erlin
Di rumah Serangan Umum 1 Maret 1949 disiarkan ke seluruh penjuru dunia. (Foto ; iNews.id /erfanto linangkung)

YOGYAKARTA, iNews,id - Presiden Joko Widodo telah menetapkan tanggal 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara. Melalui Kepres No.2 tahun 2022 tentang Hari Penegakan Kedaulatan tersebut ditetapkan. 

Selasa (1/3/2022) sore ini Gubernur DIY Sri Sultan HB X akan membacakan Kepres tersebut di Keben Kraton Ngayogyakarta.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan peristiwa Serangan Umum 1 Maret memiliki makna penting bagi penegakkan dan pengakuan kedaulatan negara, baik dari dalam maupun dari luar. Peristiwa ini merupakaian rangkaian panjang dari peristiwa-peristiwa sejarah yang mendahului dan mengikutinya, sejak Proklamasi Kemerdekaan hingga pengakuan kedaulatan negara oleh Belanda. 

Serangan Umum 1 Maret ini tidak bisa dilepaskan dari sejarah ketika Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Paku Alam VII| menyatakan sikap, bahwa Kasultanan Ngayogyakarta dan Kadipaten Pakualaman menjadi bagian dari Indonesia melalui Amanat 5 September 1945. 

Dikisahkan Sultan, pada tanggal 29 September 1945, pasukan Sekutu dan Belanda mendarat di Indonesia untuk melucuti tentara Jepang dan mengendalikan keadaan. Saat itulah, Belanda dengan panji Sekutu-nya justru berupaya memanfaatkan situasi, menggunakan kesempatan untukkembali mengambil alih Hindia Belanda. 

"Gerakan ofensif-agresif Belanda inilah yang menyebabkan Ibukota negara Republik Indonesia akhirnya dipindahkan dari Jakarta ke Yogyakarta, pada hari Jumat Legi tanggal 4 Januari 1946,"papar Sultan.

 Serangan demi serangan perlawanan secara sporadis bangsa ini terus terjadi sampai akhirnya ada serangan umum tanggal 1 Maret 1949 yang diinisiasi Jenderal Sudirman dan Letkol Suharto. Atas dasar rentetan peristiwa itulah, pada akhirnya Serangan Umum 1 Maret sebagai hari besar nasional.

"Tujuannya adalah untuk menghargai jasa para pahlawan, meneguhkan kembali semangat nasionalisme dan kebangsaan,"kata dia.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keppres Terbit, Bupati Kini Jadi Konduktor Program MBG di Daerah

57 tahun lalu

Keppres Pembentukan Komisi Reformasi Polri Disiapkan Presiden, Siapa Saja Anggotanya?

57 tahun lalu

Sultan HB X Sambut Dubes Australia, Bahas Penerbangan Langsung dan Kerja Sama Pendidikan

57 tahun lalu

Sultan HB X Beri Selamat Prabowo-Gibran Menang Pilpres 2024, Tak Ada Wejangan Khusus

57 tahun lalu

Tok, 13 Maret Ditetapkan sebagai Hari Jadi DIY

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal