Demi Pendapatan Pajak, Jepang Dorong Warganya Konsumsi Miras Lebih Banyak

Anton Suhartono
Badan Pajak Nasional Jepang menggelar kampanye Sake Viva untuk mendorong konsumsi sake warga (Foto: Reuters)

Seperti di negara lain, orang dewasa Jepang mengurangi konsumsi miras secara signifikan. Tren ini sebenarnya sudah terlihat sejak sebelum pandemi Covid-19. Konsumsi minuman beralkohol orang dewasa Jepang turun dari rata-raat 100 liter per tahun pada 1995 menjadi 75 liter pada 2020.

Sementara itu Kementerian Kesehatan Jepang menegaskan tidak berpartisipasi dalam kampanye tersebut. Mereka berharap NTA hanya mendorong warga Jepang untuk mengonsumsi minuman beralkohol dalam kadar yang tepat. Kementerian juga terus menjalin komunikasi dengan NTA mengenai masalah ini.

Ini bukan kali pertama NTA menggelar kampanye untuk mendorong penjualan miras. Tahun lalu NTA menggelar 'Nikmati Sake!' dengan tujuan yang sama, yakni menampung ide-ide baru. Tidak jelas apakah kampanye itu berhasil atau tidak, namun penurunan pendapatan pajak masih berlanjut di tahun ini.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
15 hari lalu

Momentum Haornas, BNI Dukung Skuad Bulutangkis Indonesia Menuju Asian Games 2026

22 hari lalu

Penampakan 4 Kura-Kura Raksasa Aldabra di KBS, Bobot 100 Kg

31 hari lalu

Pria Tewas Penuh Luka di Bantul, Polisi Telusuri Aktivitas Sebelum Korban Ditemukan

1 bulan lalu

Atraksi Pertunjukan Reog Ponorogo Ramaikan Festival Indonesia di Jepang

2 bulan lalu

Aliansi Warga Pati Datangi DPU Buntut Heboh Pedagang Lontong Sayur Dipajaki Rp840.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal