DPRD DIY Ajak Ngawi Bersinergi Kembangkan Destinasi Wisata Sejarah

Ainun Najib
Komisi A DPRD DIY melakukan kunjungan ke Museum dr KRT Radjiman Wedyodiningrat di Desa Dirgo, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. (Foto : Istimewa)

NGAWI, iNews.id - DPRD DIY berharap bisa melakukan kerja sama dengan Pemkab Ngawi untuk mengembangkan wisata sejarah berbasis riset. Pemda DIY dan Pemkab Ngawi juga bisa bersinergi dalam berbagai aspek seperti pendidikan dan kebudayaan termasuk dalam pendidikan sejarah.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwant menyebut Pemkab Ngawi memiliki 263 situs bersejarah. Jumlah ini sangat besar untuk ukuran satu kabupaten. Mulai dari situs Trinil, Benteng Pendem hingga rumah pahlawan nasional dr KRT Radjiman Wedyodiningrat dirawat dengan baik melalui dana daerah.

“Di DIY banyak pendiri bangsa, mulai dari Ki Hajar Dewantoro, Ki Bagus Hadikusumo dan banyak lagi lainnya. Ini menjadi PR kita untuk tetap melestarikan sejarah," ujar Eko saat melakukan kunjungan kerja bersama Komisi A DPRD DIY di Ngawi, Jumat (14/1/2022).

Eko berharap ada kerjasama Pemda DIY dengan Pemkab Ngawi utamanya pada sektor wisata khususnya destinasi sejarah. 

"Kami berharap ada kerjasama, termasuk kerjasama riset, di DIY banyak perguruan tinggi yang bisa mengeksplore lebih dalam sejarah dari berbagai sudut. Destinasi sejarah ini bisa jadi tujuan wisata riset,” kata  Eko.

Politisi PDIP ini juga berharap DIY dan Ngawi juga bisa bersinergi dalam bidang pendidikan dan kebudayaan termasuk dalam pendidikan sejarah. 

"Harapanya kedepannya aset-aset bersejarah dapat lebih dilestarikan dengan baik sebagai bentuk penghargaan terhadap para pahlawan dan tentunya untuk meningkatkan rasa kebanggaan dan cinta tanah air," ujarnya.

Dalam kunjungan ini rombongan Komisi A diterima oleh Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono; Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko; dan Ketua DPRD Ngawi, Heru Kusnindar di Kompleks Pemkab Ngawi. 

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono mengatakan Pemkab Ngawi juga baru saja memugar rumah kediaman Ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), dr Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Radjiman Wedyodiningrat. Sebelumnya rumah tersebut dimiliki ahli waris kemudian diberikan untuk dirawat sebagai salah satu museum sejarah perjalanan Indonesia.

“Pemkab punya perhatian, dengan pelestarian sejarah berdirinya negara tentu bisa memberikan suatu pengalaman pada anak cucu kelak, sehingga sejarah bangsa tidak hilang,” ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
14 hari lalu

PDIP Nonaktifkan Sementara Veronika Lake Imbas Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha

15 hari lalu

Anggota DPRD dari PDIP Veronika Lake Buka Suara soal Dugaan Intimidasi di Kasus Dokter Icha

2 bulan lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY

3 bulan lalu

Pilu! Remaja Hilang Tenggelam saat Surfing di Pantai Parangtritis Ditemukan Tewas

3 bulan lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,3 Guncang Bantul DIY

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal