“Bagi bapak ibu, jangan ada lagi anak lulus SMP terus dinikahkan. Biarkan dia sekolah sampai SMA. Bahkan kalau mau kuliah ada program Bidikmisi,” ujarnya.
Orang tua juga harus bisa memotivasi anak-anak dalam belajar. Dalam era seperti saat disrupsi teknologi, kemajuan sudah di semua bidang. Tenaga kerja sudah mulai digantikan dengan mesin. Sehingga butuh anak-anak yang cerdas yang terampil dan menguasai bidang ilmu agar bisa bersaing dalam lapangan kerja.
Ketua panitia, Novida Kartika Hadi, mengatakan program Indonesia Pintar menjadi salah satu program Jokowi untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Khususnya membantu siswa-siswa miskin untuk bisa meraih cita-cita yang diimpikan.
Di DIY sudah lebih dari 120.000 anak yang mendapatkan program Indonesia Pintar. Di Kulonprogo ada sekitar 6.000 anak yang mendapatkan bantuan pendidikan tersebut. Terbanyak berada di Kecamatan Panjatan, Wates dan Temon. “Ini adalah program dari pemerintah untuk mencerdaskan masyarakat sesuai cita-cita bangsa,” katanya.