Gunakan Drone, BTNGM Pantau Kerusakan Hutan Terdampak Erupsi Merapi

Antara
Gunung Merapi sembuerkan awan panas guguran Rabu (24/2/2021) pukul 06.31 WIB. (Foto IG BPPTKG)

SLEMAN, iNews.id- Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) segera melakukan pemantauan kawasan hutan di lereng Gunung Merapi. Pemantauan difokuskan di sisi barat untuk melihat tingkat kerusakan vegetasi akibat terdampak erupsi pada tahun ini.

"Pemantauan akan kami lakukan dengan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) untuk bisa melihat detail kerusakan vegetasi yang berada di lereng Gunung Merapi di sisi barat daya," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Pujiati di Sleman, Jumat (26/2/2021).

Menurut dia, pemantauan kerusakan vetegasi tersebut dilakukan setelah beberapa kali terjadi erupsi Gunung Merapi dengan luncuran guguran lava pijar maupun awan panas di sisi barat daya Merapi.

"Pemantauan dilakukan juga untuk menentukan langkah yang harus dilakukan pascaerupsi nanti, saat ini Gunung Merapi masih beberapa kali erupsi dan meluncurkan guguran material vulkanis," katanya.

Dia mengatakan, pemantauan dengan pesawat tanpa awak tersebut juga untuk mendapatkan gambaran atau hasil visual terkini hutan di bawah supervisi BTNGM yang terkena dampak dari material guguran Gunung Merapi.

"Kami harus tahu dulu visual kerusakannya, jika sudah ada gambarannya nanti akan kami tentukan langkah ke depan seperti apa yang harus dilakukan," katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
21 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Km ke Arah Barat Daya

22 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Km, Warga Diminta Waspada

23 hari lalu

Viral Petani di Tuban Terbang Pakai Drone Raksasa, Angkut Pupuk Lewati Tambak

29 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,7 Km, Warga Diminta Waspada

2 bulan lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal