Jaga Marwah, PWNU DIY dan Jateng Desak Islah Atasi Konflik Internal PBNU

Kastolani Marzuki
PWNU mendesak pengurus PBNU untuk islah dan mengakhiri konflik internal. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah mengeluarkan seruan desakan agar diadakan langkah islah (perdamaian) di internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). 

Seruan ini muncul sebagai respons atas dinamika dan perbedaan sikap yang belakangan mengemuka di antara dua kubu yang disebut mewakili Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Dalam pernyataan yang dirilis PWNU DI Yogyakarta, yang ditandatangani oleh Ketua Dr. H. Ahmad Zuhdi Muhdlor ditegaskan kembali landasan kepengurusan yang sah.

PWNU DIY menekankan bahwa kepengurusan PBNU saat ini, hasil Muktamar ke-34 di Lampung yang menempatkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH. Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum adalah kepengurusan yang sah dan diakui hingga akhir masa khidmat 2021–2026.

PWNU DIY meminta agar penyelesaian perbedaan pandangan disalurkan melalui mekanisme organisasi yang benar dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemaslahatan jam’iyyah.

"Mereka (PWNU DIY) menekankan pentingnya mengedepankan mekanisme organisasi, termasuk musyawarah, tabayyun (klarifikasi), dan upaya islah yang menjunjung nilai-nilai kemaslahatan jam’iyyah. Mereka meminta agar segala perbedaan pandangan diselesaikan dalam koridor adab kepengurusan dan marwah Nahdlatul Ulama," tulis keterangan PWNU DIY yang diterima iNews.id, Kamis (27/11/2025).

Desakan yang sama juga datang dari PWNU DKI Jakarta dan PWNU Jawa Tengah. Kedua PWNU tersebut dilaporkan turut mendesak seluruh pihak di tingkat PBNU untuk segera mengambil jalan damai dan memprioritaskan kepentingan jam’iyyah (organisasi) NU di atas kepentingan kelompok atau individu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Katib Syuriyah PBNU: Surat Edaran Pemberhentian Gus Yahya Benar dan Sah

57 tahun lalu

Beredar Surat Gus Yahya Tak Lagi Jabat Ketum PBNU, Diteken Wakil Rais Aam

57 tahun lalu

Putusan Rapat Konsultasi Syuriyah-Mustasyar PBNU Final, Mengikat secara Konstitusional

57 tahun lalu

Rapat PBNU di Lirboyo Putuskan Muktamar ke-35 NU Segera Digelar untuk Akhiri Konflik

57 tahun lalu

Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Islah di Lirboyo, Sepakat Gelar Muktamar Bersama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal