Jepang Mengaku Bakal Kesulitan jika Nekat Setop Impor Minyak Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Pemerintah Jepang mengaku sulit untuk menyetop impor minyak Rusia dalam waktu dekat. (Foto : Reuters)

TOKYO, iNews.id – Pemerintah Jepang mengaku sulit untuk menyetop impor minyak Rusia dalam waktu dekat. Negeri samurai itu masih tergantung dengan pasokan minyak Rusia.

Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Koichi Hagiuda, pada Kamis (5/5/2022) menyampaikan pernyataan tersebut dalam kunjungannya ke Washington DC, Amerika Serikat. 

Sehari sebelumnya, para eksekutif Uni Eropa mengusulkan paket sanksi terbaru terhadap Moskow, termasuk embargo minyak mentah Rusia. Sanksi tersebut diberlakukan Barat sebagai respons atas invasi Rusia ke Ukraina.

Presiden AS Joe Biden mengatakan, dia akan membahas sanksi lebih lanjut terhadap Rusia dengan para pemimpin lain dari negara-negara maju Kelompok Tujuh (G7) dalam pekan ini. Upaya Biden itu kemungkinan dapat menekan Jepang yang sampai hari ini masih mewaspadai dampak dari embargo minyak Rusia.

“Mengingat Jepang memiliki keterbatasan sumber daya alam, kami akan menghadapi beberapa kesulitan untuk segera mengikuti langkah (pelarangan impor minyak Rusia),” kata Hagiuda kepada wartawan di Washington DC.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
5 hari lalu

Momentum Haornas, BNI Dukung Skuad Bulutangkis Indonesia Menuju Asian Games 2026

12 hari lalu

Penampakan 4 Kura-Kura Raksasa Aldabra di KBS, Bobot 100 Kg

27 hari lalu

Atraksi Pertunjukan Reog Ponorogo Ramaikan Festival Indonesia di Jepang

3 bulan lalu

Dijanjikan Kerja di Jepang, 6 Calon PMI di NTB Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang

3 bulan lalu

Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal