Jokowi menjadi tokoh politik terpopuler di Twitter dengan rata-rata engagement atau tweet pada akun @jokowi sebesar 18.430,79. Sementara Sandiaga Uno dengan rata-rata engagement 4.463,37 dan Fahri Hamzah dengan rata-rata engagament 2.300,31.
“Popularitas Jokowi ini didukung dengan fakta memiliki pengikut Twitter terbanyak di antara tokoh politik lainnya, yakni 11,37 juta follower. Bahkan melebihi gabungan total pengikut akun twitter milik sembilan tokoh populer lainnya. Ini secara modal sudah sangat besar,” katanya.
Sandiaga Uno, kendati memiliki pengikut yang tidak lebih banyak dari Jokowi yaitu 1,57 juta follower, mampu mencetak engagement yang tinggi. Sandi secara konsisten memposting ke mana tujuan kampanyenya sehingga memberikan ruang respons yang tinggi dan lebih tersebar.
Sementara Fahri Hamzah dan Fadli Zon dalam setiap cuitannya, konsisten mengkritik pemerintah dengan narasi kegagalan. Hal yang sama dilakukan Danhil Anzar, tetapi lebih ditujukan untuk mendukung Prabowo. Selanjutnya Rocky Gerung mampu membuat tweet dengan bahasa bersayap namun tetap terlihat mengkritik pemerintah.
Mahfud MD merupakan tokoh yang tidak terafiliasi dengan kedua calon. Dia tidak secara eksplisit mendukung salah satu kubu di Twitter atau netral. Dia lebih banyak meng-counter isu-isu palsu maupun hoaks dengan data-data valid.