Kapal Tanker Berbendera Rusia Tak Boleh Berlabuh di Malaysia

Umaya Khusniah
Kapal tanker berbendera Rusia Linda dilarang merapat ke pelabuhan Malaysia karena masuk dalam daftar sanksi AS (Foto: Vessel Finder)

Peneliti dari Institut Internasional untuk Studi Strategis, Euan Graham menilai, pernyataan kementerian lebih memilih untuk menunjuk penanggung jawab masalah pemblokiran kapal bendara Rusia kepada otoritas pelabuhan daripada pemerintah, dinilai sebagai upaya menenangkan Rusia dan Amerika Serikat. 

"Ini adalah langkah pragmatis untuk mencoba dan bermanuver antara dua negara besar. Karena saya menduga AS menerapkan tekanan signifikan di belakang layar pada Malaysia untuk mematuhi sanksi," katanya kepada Reuters.

Menurut Amerika Serikat, The Linda dimiliki oleh PSB Leasing, unit pemberi pinjaman Rusia Promsvyazbank, yang juga terkena sanksi internasional. Namun, Provsyazbank membantah anak perusahaannya memiliki kapal tersebut.

Sebuah kelompok advokasi AS mengatakan, The Linda juga dicurigai mengangkut minyak Iran yang menjadi target sanksi AS lainnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
2 hari lalu

BULOG Kuasai 4,5 Juta Ton, Cadangan Beras Pemerintah Indonesia Unggul Jauh Dibanding Sejumlah Negara Asia Tenggara

4 hari lalu

Ikut Aksi Demo Karhutla, 4 WNA asal Malaysia Diamankan Imigrasi Palangka Raya

29 hari lalu

Rendi Apriyanto WNI asal Natuna Tewas dalam Serangan Drone Ukraina di Rusia

1 bulan lalu

Polres Bengkalis Musnahkan 68,6 Kg Sabu Senilai Rp68 Miliar, Diduga dari Malaysia

1 bulan lalu

Polda Kaltim Ungkap Kasus Sabu dan Pil Ekstasi di Balikpapan, Buru Pemasok asal Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal