Kasus Covid-19 Turun Signifikan, Pemkab Sleman Waspadai Gelombang Ketiga

Priyo Setyawan
Peta zona Sleman per 19 September 2021. (Foto: Dok Dinkes Sleman)

SLEMAN, iNews.id – Tren kasus Covid-19 di Kabupaten Sleman pada bulan September mengalami penurunan yang cukup signifikan. Meski kasusnya rendah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tetap mewaspadai ancaman gelombang ketiga.

Saat ini peta zonasi di Kabupaten Sleman sudah masuk ke zona kuning. Dari 86 kalurahan, 61 di antaranya masuk zona kuning, 13 oranye, 9 hijau dan tiga zona merah. Sedangkan akumulasi kasus sampai dengan September hanya 714. Padahal pada bulan Juli mencapai 7.659 dan Agustus ada 6.131 kasus.  

“Meski kasusnya menurun, kami tetap meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mewaspadai lonjakan kasus gelombang tiga yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Desember 2021,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama, Rabu (22/9/2021). 

Cahya mengatakan, penyebaran Covid-19 gelombang ketiga sudah terjadi di berbagai negara. Masyarakat tidak boleh lengah dengan penurunan kasus yang terjadi belakangan ini. Covid-19 merupakan penyakit menular yang tidak bisa diabaikan.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
6 hari lalu

Zona Merah Gunung Sinabung Diperluas 6 Km, Pemkab Karo Dirikan Tenda Darurat

6 hari lalu

Masuk Zona Merah Erupsi Sinabung, 560 Warga Desa Kuta Tengah Karo Diungsikan

6 hari lalu

Gunung Sinabung Siaga, Warga 2 Desa di Karo Masuk Zona Merah Bersiap Dievakuasi

8 bulan lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

8 bulan lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal