Kenali Sidik Jari yang Tertinggal, Polda DIY Ungkap Pembunuhan Penjaga Kampus AKRB

Kuntadi
Polda DIY mengungkap pelaku pembunuhan dari identifikasi sidik jari yang tertinggal;. (foto: istimewa)

Dirreskrimum Polda DIY, Kombespol Burkan Rudi Satria mengatakan tersangka diamankan berikut dua buah barang bukti berupa linggis dan obeng. Meski kasusnya sudah lima tahun, dua alat bukti ini masih disimpan pelaku. Setiap beraksi pelaku menggunakan linggis untuk mencongkel pintu.

“Ini agak lama terungkap karena kita cocokkan pola sidik jari dari beberapa kejadian,” katanya.

Pelaku setiap hari bekerja sebagai pengepul barang bekas. Dari pengakuannya dia tepergok saat mencuri di kampus AKRB dan melawan korban dengan memukul menggunakan linggis. Setidaknya korban tiga kali mengayunkan linggis dan mengenai kening korban hingga jatuh dan tak bergerak.

“Pelaku ini memukulkan linggis tiga kali sampai korban tak bergerak,” katanya.

Tersangka mengaku telah melakukan serangkaian pencurian. Di antaranya di SMA Muhammadiyah Banguntapan, Bantul pada 2012 dan menggondol uang Rp23 juta. Tahun 2017 di SMA Ull Banguntapan, mendapatkan Rp50 juta, kemudian di SMA Depok Sleman dan di AKRB.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 339 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun. Pelaku juga diancam dengan pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, ancaman hukumannya 15 tahun.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
22 jam lalu

Geger! Pria di Nganjuk Ditemukan Tewas Terkubur di Halaman Rumah, Diduga Korban Pembunuhan

3 hari lalu

16 Adegan Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Makassar, Korban Diserang Gunakan Badik

3 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Bantul, Pemotor Perempuan Tewas

7 hari lalu

Viral Terduga Pembunuh Wanita ASN Bangkalan, Kuasa Hukum Sebut Pelaku Masih Diburu Polisi

8 hari lalu

Terungkap! Anak Bunuh Ibu Kandung di Pematangsiantar Punya Riwayat Gangguan Kejiwaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal