Keracunan Massal di Girisubo, Dinas Kesehatan Gunungkidul Teliti Sampel Makanan

erfan erlin
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawati. (Foto: Antara/Sutarmi)

Sementara Beni All England mengatakan, kematian anaknya adalah takdir. Mereka sudah menerima kejadian ini dan tidak akan menuntut pihak manapun. 

Menurutnya, pada Selasa (19/9/2023) sore anaknya mengonsumsi makanan yang dibawanya dari Balai kalurahan Jerukwudel. Pada malam harinya mengeluhkan sakit perut hingga Rabu (20/9/2023) dini hari. 

Oleh ibunya sempat diberi minyak herbal dan membaik sehingga sekitar pukul 03.00 WIB bisa tidur. Sekitar pukul 07.00 WIB, NAA terbangun dan kondisinya sempat membaik. Saat itu dia minta handphone kepada ibunya.   

“Usai main handphone ini korban muntah tiga kali dan dipindah ke kamar neneknya. Tetapi muntah lagi,” katanya.

Saat itu kondisi perut anaknya sangat keras sehingga dilarikan ke Puskesmas Girisubo. Tim medis yang memeriksa kemudian merujuk ke rumah sakit terdekat di daerah Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah.

“Dalam perjalanan meninggal dan tetap dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan sudah meninggal,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
6 hari lalu

276 Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Masih Dirawat, 41 Pasien Ditangani di Lorong RS

7 hari lalu

300 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Diduga Keracunan usai Santap Menu MBG

13 hari lalu

Ratusan Siswa dan Guru SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Diduga Keracunan MBG

15 hari lalu

Pakar USU Apresiasi Pemerintah Tangani Korban MBG Karo Dirujuk ke RS Jakarta

16 hari lalu

86 Siswa MTsN 1 Kota Pariaman Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal