Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang Tewaskan Seratus Lebih Suporter Bola Viral di China

Anton Suhartono
Detik-Detik Gas Air Mata Penuhi Tribun Stadion Kanjuruhan (Foto: Tangkapan Layar/Twitter)

BEIJING, iNews.id - Video kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim yang menewaskan seratusan lebih supporter bola viral di China. Peristiwa memilukan ini terjadi usai laga antara Arema Malang dengan Persebaya Surabaya.

Viralnya peristiwa ini bermula dari tayangan berita di stasiun televisi China berbahasa Inggris CGTN serta CCTV.

Saluran berita terpopuler China, CCTV 13, juga mengangkat laporan utama tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan.

"Polisi setempat sedang melakukan investigasi atas peristiwa tersebut," kata pembawa berita.

Tayangan tentang kerusuhan itu juga ditampilkan platform berbagi video singkat, Kuai Shou, menunjukkan peristiwa maut di Kanjuruhan. 

Video-video tersebut juga di-posting beberapa media lokal berbahasa Mandarin, seperti Tianmu Xinwen, Hongxing Xinwen, Xibeiwang Kantai, dan Shichuan Guangcha.

"Yinni tiyuchang baoli shijian" yang berarti "Tragedi Kerusuhan di Stadion Indonesia", tertulis di video Tianmu Xinwen yang diunggah beberapa pengguna akun Kuai Shou. 

Media tersebut juga mengutip pernyataan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.

Hanya dalam hitungan beberapa jam setelah diunggah di Kuai Shou, video-video Stadion Kanjuruhan langsung viral di China.

Selain viral di China, kerusuhan tersebut juga menjadi perhatian media internasional. 

Kantor berita Inggris Reuters mengungkap laporan 'Indonesia police say 127 people killed after stampede at football match'.

Mengutip pernyataan Nico, Reuters melaporkan, 127 orang telah tewas dan 180 lainnya luka akibat terinjak-injak. Usai pertandingan, suporter Arema FC turun ke lapangan yang direspons polisi dengan menembakkan gas air mata yang memicu kepanikan suporter sehingga mereka keluar secara berdesakan ke pintu. 

Selanjutnya, kantor berita Amerika Serikat (AS) Associated Press (AP) mengangkat judul, '127 soccer fans, police, killed at Indonesia's soccer match'. Mengutip pernyataan Nico, kerusuhan menewaskan 125 suporter dan dua polisi, sebagian besar terinjak-injak.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
2 hari lalu

Viral! Truk Ugal-ugalan Bergoyang di Jembatan Suramadu, Polisi Buru Sopir dan Perekam Video

3 hari lalu

Viral! Ruang Kelas SDN 2 Taman Endah Lampung Timur Rusak Parah, Kondisi Memprihatinkan

8 hari lalu

Viral Anak Pejabat Gayo Lues Suka Flexing, Berujung Sang Ayah Mundur dari Jabatan

11 hari lalu

Viral di Sumenep! Warga Ramai Saksikan Prosesi Sumpah Pocong, Dipicu Tuduhan Santet

12 hari lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal