Artinya: Demi Zat yang jiwaku berada di dalam genggaman-Nya, sungguh aku benar-benar akan membunuh mereka, menyalib mereka, atau akan memberi petunjuk kepada mereka, sedangkan mereka tidak menyukainya. Sesungguhnya aku ini adalah pembawa rahmat yang diutus oleh Allah. Allah tidak akan mewafatkan diriku sebelum Dia memenangkan agama-Nya. Aku mempunyai lima buah nama, akulah Muhammad dan Ahmad, dan aku adalah Al-Mahi yang dengan melaluiku Allah menghapus kekufuran, dan akulah Al-Hasyir yang semua orang (kelak di hari kiamat) digiring di bawah telapak kakiku, dan aku adalah Al-'Aqib.
Ibundanya bernama Aminah binti Wahab dari Kabillah Bani Zuhrah al-Quraisyiyah. Sedangkan ayahnya bernama Abdullah. Nabi Muhammad lahir dalam keadaan yatim karena ayahnya Abdullah, meninggal dunia tiga bulan setelah menikahi Aminah.
Nabi Muhammad kemudian diserahkan kepada ibu pengasuh Halimah Sa’diyah. Dalam asuhannyalah Nabi Muhammad dibesarkan sampai usia empat tahun.
Setelah itu, kurang lebih dua tahun, Nabi berada dalam asuhan ibu kandungnya. Ketika berusia enam tahun, Rasulullah SAW menjadi yatim piatu. Setelah Siti Aminah meninggal, Abdul Muthalib, kakek Nabi mengambil alih tanggung jawab merawat Nabi Muhammad.
Namun, dua tahun kemudian Abdul Muthalib meninggal karena usia. Tanggung jawab selanjutnya beralih kepada pamannya, Abu Thalib. Seperti juga Abdul Muthalib, dia sangat disegani dan dihormati orang Quraisy dan penduduk Makkah secara keseluruhan, tetapi dia miskin.