Kisah Prajurit Kopassus, Sempat Dikepung dan Ditodong Tombak di Pedalaman Papua

Riezky Maulana
Pasukan Kopassus saat melakukan operasi di belantara hutan. (Foto ilustrasi : Ist)

Sintong segera melakukannya setelah teringat pesan Pangdam bahwa operasi kali ini merupakan operasi kemanusiaan dan bukan operasi perang. Dia pun membuka tangan sambil tersenyum.

Melihat tindakan Sintong itu, salah satu penduduk yang sudah berumur berjalan dan menaruh sesuatu di atas kepala Sintong. Ternyata itu merupakan daging babi hutan mentah.

Tak berpikir panjang, Sintong menerima pemberian itu dan langsung memakannya. Lama-lama dirinya melihat penduduk setempat tidak lagi berteriak marah dan terlihat lega. Bahkan ada satu penduduk yang diam-diam mendekatinya dan menyentuhnya, seakan tidak percaya ada yang turun dari pesawat yang saat itu dikenal masyarakat pedalaman sebagai burung.

Apa yang dilakukan Sintong juga diterapkan Tim Lembah X lainnya hingga kehadiran mereka diterima dengan tangan terbuka. Cukup lama mereka berada di sana walaupun komunikasi sepenuhnya dilakukan dengan bahasa isyarat.

Di sana personel TNI turut mengamati, mengenalkan peradaban serta mengajarkan masyarakat bercocok tanam. Setiap hari dilakukan komunikasi dengan Kodam Cendrawasih yang kemudian rutin memasok keperluan logistik.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
14 jam lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,3 Guncang Sarmi Papua Siang Ini

6 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua

21 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

22 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

26 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal