KKB Serang Balai Kota, Bantai Wali Kota dan 17 Orang Lainnya

Umaya Khusniah
Polisi Meksiko tengah berjaga di salah satu sudut kota. (Foto: wicnews)

Menurut data dari Etellekt Consultores, kematian Mendoza dan Marín membuat jumlah wali kota yang terbunuh selama pemerintahan López Obrador menjadi 18 orang. Sementara jumlah anggota parlemen negara bagian menjadi delapan orang.

Serangan terhadap pejabat publik kerap terjadi di Meksiko. Aksi semacam ini terjadi saat strategi keamanan Presiden Andrés Manuel López Obrador sedang diperdebatkan dengan tajam.

Sebelumnya, presiden telah menempatkan tanggung jawab keamanan pada angkatan bersenjata dari pada polisi sipil. Tujuannya untuk menekan tingkat kekerasan yang terus-menerus tinggi di Meksiko.
 
Kongres Meksiko minggu ini sedang memperdebatkan proposal presiden untuk memperpanjang tugas kepolisian militer hingga 2028. Bulan lalu, anggota parlemen menyetujui desakan López Obrador untuk memindahkan Garda Nasional yang seolah-olah sipil ke kendali militer.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
2 hari lalu

Polisi Identifikasi 2 DPO dalam Video Call, Diduga Terlibat Penembakan 3 ASN Jayawijaya

4 hari lalu

Rombongan Penyalur Bantuan Berpencar Saat Diberondong Tembakan di Jayawijaya, 5 Selamat

4 hari lalu

Rombongan Penyalur Bantuan Pangan Ditembak di Jayawijaya, 3 Orang Tergeletak di Jalan

24 hari lalu

Kasus Pembunuhan Bripka Fredy Awes di Yahukimo Terungkap, 5 Orang Ditetapkan Tersangka

24 hari lalu

Kronologi Serangan OPM di Jila, Dandim Mimika Sebut dari 3 Arah dan Kelompok Baru 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal