Sebagian suporter ini menyerang saat proses evakuasi. Namun polisi mampu meredakan dan para pemain bisa dievakuasi. Meskipun dua unit mobil milik polisi menjadi sasaran kemarahan suporter.
“Kita masih mencoba hentikan aksi anarkis, kita tunggu bersama,” kata Kapolresta.
Atas kejadian ini, polisi akan melakukan evaluasi keseluruhan. Baik dengan panpel, peemrintah Kota Yogyakarta ataupun dengan Pemda DIY. Begitu juga dengan internal kepolisian.
“Sangat kita sayangkan, apalagi ini stadion baru yang kedepan untuk tingkat internasional,” katanya.