Mahasiswa UGM Berdayakan Waria Membuat Wayang Plastik Daur Ulang

Kuntadi
Salah satu Waria menunjukkan wayang plastik daur ulang untuk pembelajaran. (Foto: istimewa)

Produk ini nantinya akan dipasarkan melalui media sosial dan market place. Wayang ini dikemas secara digital menyesuaikan perkembangan zaman. Konsumen juga akan mudah mengakses dan menyimpan referensi cerita secara praktis.   

“Untuk pelatihan dilaksanakans ecara daring dan luring,” katanya.  

Dosen pendamping tim PKM, Eko menyebutkan, program pemberdayaan waria ini dapat menggali ide-ide kreatif para waria. Jika pelatihan ini ditekuni akan berpotensi menjadi peluang usaha yang menarik. Di sisi lain, waria juga berpotensi untuk menjadi pendongeng pada acara tertentu.

Ketua Pondok Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta, Sinta Ratri mengapresiasi gagasan yang dikembangkan tim PKM Wansaplas UGM.  Program yang dibuat dapat merangkul para waria yang jarang mendapat perhatian dalam program semacam itu. 

“Terima kasih, kami banyak mendapatkan bekal untuk membuka peluang usaha yang mandiri. Wayang sampah plastik berhasil dipakai sebagai media pembelajaran,” katanya. 
 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
6 hari lalu

Ponpes Bustanul Yaqin Padang Pariaman Terbakar, 6 Ruangan Hangus Dilalap Api!

14 hari lalu

Kebakaran Rumpun Bambu Hebat di Ponorogo Merembet ke Pondok Pesantren, Warga Panik

19 hari lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

22 hari lalu

Tragedi Santri Tewas Dibakar Senior di Lombok Tengah, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

29 hari lalu

Jokowi di Lampung: Saya Masih Seperti yang Dulu, Masih Orang Kampung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal