Malaysia Pesan 6 Kapal Perang Senilai Rp30 T tapi Sudah 11 Tahun Belum Ada Satu pun yang Jadi

Anton Suhartono
Publik Malaysia dibuat marah terkait dugaan penyalahgunaan dana pengadaan 6 kapal perang senilai Rp30 triliun. (Foto: Reuters).

Seruan untuk membentuk tim penyelidikan guna mengungkap dugaan penyelewengan ini pun mencuat. Kubu oposisi menyerukan agar parlemen segera menggelar sidang khusus membahas masalah ini sebelum masa jabatan pemerintah yang berkuasa saat ini berakhir pada Juli 2023.

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob berjanji untuk melakukan penyelidikan publik yang transparan terhadap proyek ini. Kabinetnya juga memutuskan untuk mengungkap dokumen terkait dengan kontrak pengadaan enam kapal tersebut, termasuk laporan forensik tahun 2019 atas kegagalan kontraktor untuk mengirim satu kapal.

Sekitar 100 orang berunjuk rasa di Kuala Lumpur pada Minggu (14/8/2022) untuk mengecam skandal kapal perang. Mereka mengenakan pakaian serba hitam untuk mengungkapkan kekecewaan.

Massa menyamakannya skandal ini dengan penyalahgunaan dana 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang merugikan negara 4,5 miliar dolar AS. Kasus ini menyeret Najib Razak.

“Sejujurnya, saya sangat lelah dengan ini dan uang saya dicuri oleh para penjahat. Kami tidak pantas diperlakukan seperti ini,” kaya seorang demonstran, Norhafizah Hashim, dikutip dari The Straits Times.

Selain dari unsur masyarakat, demonstrasi juga dihadiri partai politik seperti dari Aliansi Persatuan Demokrasi Malaysia (Muda) dan sayap pemuda Partai Aksi Demokrasi.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
21 hari lalu

Polres Bengkalis Musnahkan 68,6 Kg Sabu Senilai Rp68 Miliar, Diduga dari Malaysia

24 hari lalu

Polda Kaltim Ungkap Kasus Sabu dan Pil Ekstasi di Balikpapan, Buru Pemasok asal Malaysia

26 hari lalu

Rampung Jalani Proses Hukum, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

1 bulan lalu

Perkuat Sinergi Indonesia–Malaysia, Menteri Imipas Tinjau 46 PMI di DTI Semenyih

1 bulan lalu

Menteri Imipas Pastikan Percepatan Pemulangan 46 PMI Bermasalah dari Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal