Mantan Pilot Jet Tempur Israel Sebut Negaranya Lakukan Kejahatan Perang

Anton Suhartono
Serangan udara Militer Israel. (Foto: Twitter)

ANKARA, iNews.id - Seorang mantan pilot jet tempur angkatan udara Israel menyebut negaranya melakukan kejahatan perang. Pilot itu mengundurkan diri dari tentara Israel pada 2003 saat puncak Intifadah (gerakan perlawanan Palestina) Kedua.

Dalam wawancara dengan kantor berita Turki Anadolu, pria bernama Yonatan Shapira itu mengecam habis-habisan pemerintahnya yang kembali menyerang Gaza, wilayah di Palestina berpenduduk 2 juta jiwa yang sejak 2007 berada dalam blokade.

Shapira menggambarkan pemerintah dan tentara Israel sebagai organisasi teroris yang melakukan kriminal. Dia menyadari kondisi itu setelah lama bergabung dalam militer. Misi yang dijalankan militer tak sejalan dengan hati nuraninya sehingga memutuskan keluar.

"Saya menyadari selama Intifada Kedua apa yang dilakukan Angkatan Udara Israel dan militer Israel adalah kejahatan perang, meneror jutaan penduduk Palestina," ujarnya.

Dia bahkan tidak sekadar keluar dari militer, namun mengajak pilot AU Israel lain untuk ikut serta dalam kejahatan ini. Sejak keluar dari militer, Shapira meluncurkan kampanye yang mendorong tentara lain untuk tidak mematuhi perintah menyerang warga Palestina. Kampanyenya berbuah hasil, sejak 2003 ada 27 pilot Israel yang diberhentikan dari Angkatan Udara.

Lebih lanjut dia menyinggung soal pendidikan di Israel, sejak dini anak-anak ditanamkan nilai-nilai Zionisme yang sangat kental.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sosok Sertu Muhammad Nur, Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon, Tinggalkan Bayi 7 Bulan

57 tahun lalu

Prajurit TNI asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Keluarga Tunggu Kepastian Kepulangan Jenazah

57 tahun lalu

Suasana Rumah Duka Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Keluarga Bersiap Sambut Jenazah

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Pastikan Prabowo Tak Pernah Berencana ke Israel, Menlu Sugiono: Buktinya Kita Pulang Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal