"Video yang saya bikin sederhana saja, kebetulan saat ini masih proses pembuatan karena untuk pembelajaran hari Rabu besok," katanya.
Meski begitu, di sisi lain, belajar jarak jauh ini diakuinya membuat guru lebih kreatif karena guru dituntut tidak gagap teknologi (gaptek).
Hal senada dilakukan Yeti Islamawati, (36). Guru bahasa Indonesia di MTsN 6 Sleman ini juga membuat video pembelajaran untuk siswanya yang kemudian dibagikan melalui YouTube dan Google Drive ke grup kelas di WhatsApp.
"Bikin video materi nggak semudah kalau mengajar di kelas. Kalau tinggal nyetel ya gampang. Kalau bikin kan harus merekam, menyunting, hingga mengunggah tayangan videonya, meskipun hanya sederhana dari PowerPoint yang saya tambahi audio," kata pengajar lima kelas jenjang VII ini.
Belajar jarak jauh juga membuat para guru ini harus siaga hingga di luar jam pelajaran. Sejumlah siswa yang belum memahami materi seringkali menanyakan materi untuk pengerjaan tugas sekolah di luar jam pelajaran.