Supaya memberi jeda untuk dirinya sendiri dari tugasnya sebagai guru, dia membuat kesepakatan dengan siswanya untuk membatasi pertanyaan siswa hanya bisa disampaikan sebelum petang, selebihnya tidak akan direspon. Dia bersyukur sejauh ini tidak ada yang melanggar kesepakatan itu.
"Saya juga manusia biasa. Menthelengi (memandang) handphone lama-lama juga pusing, apalagi siswa, kalau semua pembelajaran daring. Enak masuk sekolah," ujar Nevi.
Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Pembelajaran Daring, Guru: Bikin Video Tak Semudah Mengajar di Kelas"