Menhub Lakukan Pendekatan Persuasif ke Warga Penolak Bandara Yogya

Gunanto Farhan
Menhub Budi Karya Sumadi saat memberikan keterangan terkait penolakan warga terhadap proyek Bandara Yogya di Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Gunanto Farhan)

YOGYAKARTA, iNews.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan melakukan pendekatan secara persuasif terhadap warga yang masih menolak pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon, Kulonprogo.

Hal itu diungkapkan Budi Karya menyikapi pengosongan lahan dan rumah warga terdampak proyek bandara baru yang berujung ricuh. Menurut Budi Karya, setiap pembebasan tanah dipastikan ada pro kontra dan pemerintah sangat berhati-hati dalam menyelasaikan kasus tersebut.

Budi Karya mengatakan, seluruh proses pembebasan lahan sudah dilalui sesuai dengan peraturan menteri (Permen) tentang Pembebasan Tanah. Pemerintah juga sangat toleran dan ada proses konsinyasi atau pembayaran ganti rugi yang sudah dilakukan.

“Yang jelas, kami tidak akan memindahkan mereka dengan cara kasar. Dalam sepekan ke depan, kami akan mengumpulkan stakeholder guna mencari solusi agar kasus tersebut dapat diselesaikan dengan baik,” kata Budi Karya di Auditorium Sekolah Pascasarjana UGM Yogyakarta, Kamis (7/12/2017).

Meski diwarnai penolakan dari warga, Budi Karya optimistis proyek pembangunan Bandara NYIA dapat mulai dioperasikan sesuai target, yakni 2019 mendatang.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengerjaan Fasilitas Pendukung KCJB di Bandung dan Cimahi Dikebut, Target Selesai Akhir 2023

57 tahun lalu

Tinjau Arus Nataru di GT Cikatama, Menhub: Waspadai 2 Titik Rawan Banjir di Tol Cipali

57 tahun lalu

Menhub Soft Launching Kereta Api Pertama di Sulawesi, Lewati 9 Stasiun

57 tahun lalu

Kementerian Perhubungan Kembangkan Transportasi Otonom

57 tahun lalu

Menhub Budi Karya Sumadi Raih Doktor Honoris Causa UGM, Ini Komentar Ganjar Pranowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal