Proses pembelajaran sementara dipusatkan di mushola, masjid, serta balai padukuhan di sekitar lingkungan madrasah.
Pihak sekolah bersama para wali murid berharap aparat kepolisian dapat segera membekuk pelaku dan membongkar motif di balik teror pembakaran tersebut agar proses belajar siswa dapat kembali normal.