Muslimah Uighur Diperkosa Massal di China, Begini Reaksi Amerika

Djairan
Salah satu kamp tempat penahanan orang-orang Uighur di China. (Foto: AFP)

Washington DC akan berbicara bersama-sama dengan sekutu untuk mengutuk kekejaman itu. Pemerintahan AS sejak era mantan Presiden Donald Trump telah menjatuhkan sanksi kepada pejabat dan perusahaan China yang terkait dengan kejahatan kemanusiaan di Xinjiang.

Sementara, pada pemerintahan Presiden Joe Biden, yang mulai menjabat pada 20 Januari lalu, telah menjelaskan rencananya untuk melanjutkan pendekatan yang cukup rumit ke Beijing, tentang laporan kejahatan kemanusiaan tersebut dan berbagai isu lainnya.

China menyangkal tuduhan tersebut. Penguasa negara komunis itu berdalih, kamp yang mereka dirikan di Wilayah Xinjiang hanya menyediakan pelatihan kejuruan untuk membantu membasmi ekstremisme dan separatisme Islam.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
22 hari lalu

Ayah di Probolinggo Perkosa Anak Kandung selama 6 Tahun sejak SD, Warga Murka

25 hari lalu

Bayi 8 Bulan Kritis hingga Meninggal di Labura, Diduga Korban Kekerasan Seksual

1 bulan lalu

Tombak Penyu lalu Dikonsumsi, Instruktur Selam asal China Ditangkap Imigrasi Makassar

2 bulan lalu

Jebakan Lowongan Admin Kripto! 3 WNA China Diduga Dalang Sindikat Scamming di Sidoarjo

2 bulan lalu

Gadis di Lamongan Diduga Diperkosa Ayah dan Kakak Kandung selama Bertahun-tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal