Muslimah Uighur Diperkosa Massal di China, Begini Reaksi Amerika

Djairan
Salah satu kamp tempat penahanan orang-orang Uighur di China. (Foto: AFP)

Washington DC akan berbicara bersama-sama dengan sekutu untuk mengutuk kekejaman itu. Pemerintahan AS sejak era mantan Presiden Donald Trump telah menjatuhkan sanksi kepada pejabat dan perusahaan China yang terkait dengan kejahatan kemanusiaan di Xinjiang.

Sementara, pada pemerintahan Presiden Joe Biden, yang mulai menjabat pada 20 Januari lalu, telah menjelaskan rencananya untuk melanjutkan pendekatan yang cukup rumit ke Beijing, tentang laporan kejahatan kemanusiaan tersebut dan berbagai isu lainnya.

China menyangkal tuduhan tersebut. Penguasa negara komunis itu berdalih, kamp yang mereka dirikan di Wilayah Xinjiang hanya menyediakan pelatihan kejuruan untuk membantu membasmi ekstremisme dan separatisme Islam.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tok! Kakek Pemerkosa 5 Bocah di NTT Divonis 18 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Polisi Tembak Begal Sadis di Bandung, Korban Perempuan Diperkosa dan Diancam Pisau

57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno

57 tahun lalu

Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal