Ngeri, 13 Anak di DIY Kena Gangguan Ginjal Akut, 5 di Antaranya Meninggal Dunia

erfan erlin
Sebanyak 13 anak di DIY mengalami gangguan ginjal akut. Lima di antaranya meninggal dunia.. (Foto Ilustrasi : Antara)

Dia menambahkan jika di Gambia pemicunya karena obat batuk, namun di sini BPOM telah menandaskan obat tersebut tidak beredar di Indonesia. Sehingga menurut Pembayun, hal tersebut lebih karena pola hidup semata di mana pola hidup sehat perlu dikedepankan.

"Kebanyakan memang tidak diketahui etiologi atau penyebabnya. IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) juga sedang mengevaluasi ini. Apalagi kan ada yang komplikasi dengan Covid-19. Artinya prokes tetap harus dilaksanakan. Kita masih pandemi belum endemi,"ujar dia.

Pembayun melanjutkan kondisi itu menunjukkan indikator penanganan darurat pada anak. Selain itu, tiga anak telat dibawa ke rumah sakit karena orang tua mereka menganggap gejala yang diperlihatkan anak-anak biasa saja. 

Kendati demikian, masyarakat tidak perlu khawatir atau panik berlebihan dalam merespons kondisi ini. Dia meminta masyarakat agar tetap mewaspadai penularan Covid-19 dengan tetap menjaga prokes, karena ada kasus yang disebabkan oleh komplikasi Covid-19. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
5 hari lalu

Dokter PPDS Meninggal di RSUP Kariadi, Undip Buka Suara soal Isu Perundungan

22 hari lalu

Bikin Haru! Ibu Meninggal Dunia, Siswa SMP di Baubau Tetap Ikut Lomba Gerak Jalan HUT RI

28 hari lalu

Kapolda Jabar Berduka, Aiptu Asep Suhara Gugur dalam Tabrak Lari di Bandung

28 hari lalu

Tak Pulang Kerja hingga Petang, Operator Traktor di Kendal Ditemukan Tewas di Kebun Tebu

28 hari lalu

Pasien RSUD dr Haryoto Lumajang Meninggal, Keluarga dan Rumah Sakit Beda Versi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal