Pemkab Kulonprogo Waspadai Virus Covid-19 Varian Delta

Antara
Tim Kubur Cepat membawa jenazah dengan protokol Covid-19 untuk dimakamkan di Badran, Yogyakarta, Selasa (22/6/2021). (Foto : Antara)

Hal ini dikarenakan dikejar 3T, yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment). Untuk itu, ring satu dan ring dua yang memiliki kontak erat dengan terkonfirmasi harus segera ditracing. Kalau harus menunggu hasil laboratorium selama lima hari, baru ketahuan, maka terkonfirmasi sudah kemana-kemana dan menyebarkan virus ke orang lain.

"Untuk itu, disarankan bagi mereka yang rapid antigen hasilnya reaktif, kami minta langsung melakukan isolasi mandiri," katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan pada Rabu (14/7) ada penambahan 313 kasus baru, sehingga total selama pandemi sebanyak 12.358 kasus. Adapun rinciannya 277 isolasi rumah sakit, 3.011 isolasi mandiri, 8.388 selesai isolasi, 537 sembuh dan 205 meninggal dunia.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
12 hari lalu

Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS

13 hari lalu

Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

2 bulan lalu

Ramai Kabar 522 Pelajar Terpapar HIV/AIDS, Ini Penjelasan Dinkes Sidoarjo

2 bulan lalu

52 Warga Tanggamus Diduga Keracunan Bubur Sumsum, Posko Kesehatan Darurat Dibuka

2 bulan lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Kulonprogo, 1 Orang Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal